Langsung ke konten utama

PENJELASAN TENTANG TAHAP TAHAP PENYUSUNAN RAB DAN PEMBUATAN KURVA S

PENJELASAN TENTANG TAHAP TAHAP PENYUSUNAN RAB DAN PEMBUATAN KURVA S

A. PENJELASAN SUSUNAN RAB

      1. Gambar kerja atau Volume pekerjaan
  
             Gambar kerja sangat diperlukan untuk menyusun RAB ( Rencana Anggaran Biaya),karena didalam RAB membutuhkan sebuah volume dimana volume tersebut dimasukkan ke format yang ada diRAB lalu dikalikan dengan harga satuan yang telah dianalisa  dengan indeks/kuantitas pekerjaan dan barang dari pemerintah. dan hasil dari perkalian tersebut menjadi jumlah per item pekerjaan.

      2. Indeks pekerja dan material
                  
             Indeks/kuantitas adalah dimana setiap item pekerjaan mempunyai indeks yang berbeda beda. Indeks bisa juga disebut dengan kuantitas atau kofesion dimana indeks pekerja harus sesuai dengan peran pekerja dan material  disuatu item pekerjaan.atau berapa persen peran pekerja atau material dalam item pekerjaan tersebut.



      3. Analisa per - 1 (m3)

          Sebelum volume dikalikan dengan harga satuan  harga satuan harus dianalisa terlebih dahulu,dimana harga satuan dikalikan dengan indeks pekerja atau material dan didalam analisa harga tersebut sudah termasuk pajak pekerjaan biasanya 10% sampai 15%. Dan setelah indeks dan harga satuan dikalikan dan ketemu hasilnya, lalu hasil tersebut jumlahkan dab ketemulah biaya atau harga untuk 1 m3 atau 1 m2 atau 1m pekerjaan yang akan dikalikan dengan volume pekerjaan


       4. Penyusunan RAB
     
               Penyusunan RAB dikerjakan, pada saat item item yang ada diatas sudah dikerjakan atau dilaksanakan.dimana pada saat penyusunan RAB kita tinggal memasukkan nilai Volume pekerjaan yang sudah dihitung, dan juga memasukkan hasil analisa per 1m pekerjaan.setelah itu volume pekerjaan dikalikan dengan hasil analisa harga satuan pekerjaan/ 1m dan ketemulah biaya per - item pekerjaan. Semua item pekerjaan dikalikan dengan harga satuan per 1m dan ketemu jumlah biaya semua item pekerjaan. lalu jumlah semua item pekerjaan jumlah menjadi di rekap lalu dijumlahkan menjadi satu, ketemulah biaya keseluruhan pekerjaan.



       
B. CARA MEMBUAT KURVA S

1. Siapkan RAB 
2. Rubah nominal biaya per item pekerjaan ke persen/berapa p item pekerjaan tersebut dalam semua pekerjaan.
3. Siapakan laporan harian, mingguan,bulanan. Karena t  menentukan berapa persen pekerjaan yang telah dikerjakan.
4. Buat grafik sesuai dengan nilai persentase pekerjaan yang dikerjakan dari 0 % sampai dengan 100 %.
5. Kurva s pun selesai





Sekian Penjelasan dari Saya, Saya menyampaikan banyak-banyak trimakasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEPAT WAKTU,TEPAT MUTU, DAN TEPAT BIAYA

PENJELASAN TEPAT WAKTU,TEPAT MUTU, DAN TEPAT BIAYA Suatu metode untuk membuat dasar, pola, jalur, alur yang dapat digunakan untuk tuntunan dasar kerja atau dasar pengendalian.  PERENCANAAN YANG BAIK  : Perencanaan yang baik terdiri dari 2 dasar, yaitu Dasar Pelaksanaan Dasar Kontrol Perencanaan yang baik juga menjawab 4W+1H Who    =  Siapa tenaga ahlinya When  = Lebih ke Time Schedulenya Where = Manajemen lokasi, tempat kerja Why    =  Mengapa lokasinya disitu ? alasan mengapa Time schedulenya demikian ? dll How    = Metode kerjanya seperti apa? ?? Perencanaan yang baik mengandung : Tujuan yang jelas   =  Global Sasaran yang jelas =  Kualitatif Target yang jelas    =  Kuantitatif Perencanaan proyek meliputi: BIAYA    =  TEPAT BIAYA      = tidak boleh melebihi anggaran (TIME SCHEDULE) MUTU    =...

PENGENDALIAN KETERLAMBATAN PEKERJAAN DI LAPANGAN TERHADAP PROGRES RENCANA YANG TELAH DI BUAT

A. P engertian Keterlambatan Pengertian keterlambatan menurut Ervianto (2005) adalah sebagai waktu pelaksanaan yang tidak dimanfaatkan sesuai dengan rencana kegiatan sehingga menyebabkan satu atau beberapa kegiatan mengikuti menjadi tertunda atau tidak diselesaikan tepat sesuai jadwal yang telah direncanakan. Menurut Levis dan Atherley (1996), jika suatu pekerjaan sudah ditargetkan harus selesai pada waktu yang telah ditetapkan namun karena suatu alasan tertentu tidak dapat dipenuhi maka dapat dikatakan pekerjaan itu mengalami keterlambatan. Hal ini akan berdampak pada perencanaan semula serta pada masalah keuangan. Keterlambatan yang terjadi dalam suatu proyek konstruksi akan memperpanjang durasi proyek atau meningkatkan biaya maupun keduanya. Adapun dampak keterlambatan pada klien atau owner adalah hilangnya kesempatan untuk menempatkan sumber dayanya ke proyek lain, meningkatkan biaya langsung yang dikeluarkan yang berarti bahwa bertambahnya pengeluaran untuk gaji karyawan, sewa...

PENGENDALIAN MUTU PROYEK

PENYEDIA JASA, AUDITOR, PENJELASAN 5W+1H DALAM BIDANG KONSTRUKSI, DAN PENJELASAN SECARA RINCI TENTANG 5M PENGENDALIAN MUTU PROYEK  SOAL : 1. Pengguna jasa 2. Penyedia jasa 3. Auditor 4. Penjelasan tentang 5w+1h 5. Efektif dan efisien 6. Quiz Penjelasan tentang pengguna jasa Ada beberapa definisi tentang pengguna jasa antara lain : Pengguna Jasa (1) adalah setiap orang dan/atau badan hukum yang menggunakan jasa angkutan kereta api baik untuk angkutan orang maupun barang.” (Pasal 1 Angka 9 UU Nomor 13 Tahun 1992 Tentang Perkeretaapian). Pengguna Jasa (2) adalah setiap orang dan/atau badan hukum yang menggunakan jasa angkutan, baik untuk angkutan orang maupun barang.” (Pasal 1 Angka 10 UU Nomor 14 Tahun 1992 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan). Pengguna Jasa (3) adalah orang perseorangan atau badan sebagai pemberi tugas atau pemilik pekerjaan/proyek yang memerlukan layanan jasa konstruksi.” (Pasal 1 Angka 3 UU Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi). Pengguna Jasa (4) adala...